Sebaiknya Anda Tahu

Sebaiknya bayi tetap diberikan asi dan susu formula sampai usia 6 bulan. Jangan diberi makanan tambahan dulu karena sistem pencernaannya belum siap untuk menghancurkan makanan padat. Jika bayi usia 3 bulan diberi minum 60ml, menurut saya itu kurang sehingga bayi masih lapar. Sebaiknya volume susu ditambah sampai 90 ml sekali minum. Seiring meningkatnya usia, kebutuhan minumnya pun bertambah. Intensitas pemberian susu pun sebaiknya lebih sering dilakukan, sekitar 2 jam sekali atau setiap kali bayi meminta. Kalau diberi 1 jam sekali dengan jumlah 60 ml tentunya setiap sebentar bayi lapar dan haus. Semoga membantu..

Tips Menyimpan ASI

Salah satu dilema ibu bekerja adalah ingin tetap memberikan ASI secara eksklusif meski harus meninggalkan buah hati di rumah. Jalan keluar yang terbaik adalah dengan memeras ASI. Namun bagaimanakah cara menyimpan ASI yang benar?

1. ASI yang diperah ditampung dalam botol yang sudah disterilkan, sekali perah per botol, dilabel jam dan tanggalnya.

2. Di freezer ASI bisa tahan lebih dari 24 jam dan di rak bawah lemari es kurang dari 24 jam. Di udara kamar sebaiknya tidak lebih dari 3 jam dan ini tidak baku tergantung di mana lokasinya, bisa lebih cepat/lambat.

3. Berikan ASI perah berurutan dari yang lebih dahulu baru kemudian yang lebih baru. Keluarkan botolnya dari kulkas kemudian rendam botol berisi ASI dalam air hangat setinggi 1/2-3/4 botol.

4. ASI diberikan selama Ibu tidak berada di rumah. Pemberiannya dengan menggunakan sendok yang sesuai ukurannya, tidak menggunakan botol dan dot. Ini supaya bayi tidak mengalami bingung puting (kesulitan beradaptasi dengan dot atau setelah bisa minum dengan dot malah kesulitan menyusu dari puting ibunya). Lakukan pemerahan di kantor dan simpan hasilnya di kulkas/termos pendingin. Saat Ibu berada bersama si kecil, ia harus menyusui langsung. (Nakita)

Kebunku

SELAMAT DATANG

Saya mempunyai banyak tanaman hias dan obat-obatan. Semuanya aku rawat sejak masih kecil alias dari bibitan. Terutama tanaman Zodiak, aku punya banyak sekali. Ada yang masih kecil ada yang sudah besar. Begitu juga sirih merah juga ada. aku perbanyak sendiri, sehingga sekarang sudah ada sekitar 25 pot, mulai dari daun 3 lembar sampai yang sudah rimbun, dan itu aku bentuk pakai kawat, sehingga dapat dipakai untuk tanaman hias sekaligus obat. Pokoknya sangat menarik. Selain itu ada anthorium, puring, anggrek, adenium, philo, buah naga, keladi, kaktus shuru/kristata varigata, dan masih banyak lagi. Untuk puring aku juga punya puring Kura-kura, sudah ada 6 pot, besarnya udah lumayan/minimal berdaun 10 lembar. Yang penting kita sayang dan rajin merawat, pasti semuanya akan oke. Jangan takut untuk mencoba-coba : grafing, stek, cangkok, bibit. Yang penting kita tahu karakter dari tanaman yang akan kita bentuk. Karena tanaman ada yang sukulen dan berkayu. Kita coba bereksperimen untuk grafing, agar nantinya dapat membuat bentuk tanaman yang aneh dan masih langka. ect. Tx

Selasa, 10 Maret 2009

Tidak ada komentar: